Merek jam tangan asal Inggris, Apiar, mendorong batas-batas horologi tradisional dengan mengintegrasikan manufaktur aditif canggih—lebih dikenal sebagai pencetakan 3D—ke dalam desainnya. Perusahaan ini baru-baru ini mulai mengirimkan model Gen 1.0, yang menonjol sebagai jam tangan pertama di industri dengan casing titanium 39 milimeter dan pelat jam yang seluruhnya dibuat melalui pencetakan 3D.
Merintis Manufaktur Aditif dalam Jam Tangan Mewah
Pendekatan Apiar bukan hanya tentang hal baru; ini adalah upaya yang disengaja untuk mendefinisikan kembali apa itu jam tangan mekanis. Menurut Managing Director Matt Oosthuizen, langkah selanjutnya mungkin melibatkan pencetakan 3D seluruh bagian mesin jam, meskipun perusahaan belum siap untuk lompatan tersebut.
Gen 1.0 mewakili kemajuan signifikan dalam pembuatan jam tangan. Tim harus menyempurnakan simulasi dan mendukung optimasi secara ekstensif untuk mencapai keseimbangan geometri dan tekstur yang diinginkan, membuktikan bahwa manufaktur aditif dapat digunakan secara efektif pada jam tangan kelas atas.
Dari Persahabatan Masa Kecil hingga Inovasi yang Mengganggu
Asal usul merek ini berasal dari persahabatan masa kecil para pendirinya. Sam White dan Matt Oosthuizen, keduanya berusia 27 tahun, bertemu di sekolah menengah dan kemudian menggabungkan minat mereka untuk menciptakan Apiar. Kecintaan White terhadap jam tangan, ditambah dengan latar belakang teknik dan desain Oosthuizen, mendorong mereka untuk membangun merek yang berfokus pada manufaktur aditif.
“Daripada membeli lebih banyak jam tangan dari merek lain, saya ingin memanfaatkan latar belakang desain dan teknik saya serta mengembangkan jam tangan untuk diri saya sendiri yang menunjukkan minat saya terhadap manufaktur aditif.” – Matt Oosthuizen
Keberhasilan Apiar menunjukkan semakin besarnya potensi pencetakan 3D dalam mendisrupsi industri barang mewah. Kesediaan perusahaan untuk bereksperimen dengan teknologi baru menempatkannya sebagai pemain kunci di masa depan dalam desain dan manufaktur jam tangan.
Mengapa Ini Penting
Peralihan ke komponen jam tangan cetak 3D memiliki implikasi besar: fleksibilitas desain, pengurangan limbah material, dan potensi penyesuaian merupakan manfaatnya. Inovasi ini dapat membuat jam tangan mewah lebih mudah diakses sekaligus membuka pintu bagi desain yang lebih kompleks dan artistik yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan dengan metode tradisional. Karya Apiar merupakan indikator awal bagaimana pencetakan 3D dapat mengubah tidak hanya jam tangan, namun juga manufaktur kelas atas di berbagai sektor.














