Bagi rumah tangga berpendapatan menengah, pembelian mobil adalah keputusan finansial yang penting. Membuat pilihan yang salah dapat membebani anggaran selama bertahun-tahun. Menjelang tahun 2026, beberapa jenis kendaraan mempunyai risiko kepemilikan yang lebih tinggi dibandingkan jenis kendaraan lainnya. Para ahli yang disurvei oleh GOBankingRates mengidentifikasi lima kategori yang harus dihindari oleh pembeli kelas menengah untuk memastikan stabilitas keuangan jangka panjang.
1. Mobil Mewah Bekas Tanpa Cakupan Garansi
Daya tarik Mercedes-Benz atau BMW dengan harga diskon memang kuat, namun para ahli memperingatkan agar tidak membeli kendaraan mewah bekas tanpa garansi, terutama model Jerman atau Inggris. Mobil-mobil ini cepat terdepresiasi, namun biaya perbaikannya tetap mahal. Alan Gelfand dari German Car Depot menjelaskan bahwa komponen-komponen berteknologi tinggi seperti suspensi udara dan modul elektronik sering rusak, sehingga pemilik harus mengeluarkan tagihan yang besar. Mobil mewah dirancang mahal untuk diperbaiki.
2. SUV dan Truk Besar untuk Penggunaan Sehari-hari
Meskipun beberapa rumah tangga benar-benar membutuhkan kendaraan besar, membeli SUV atau truk ukuran penuh sebagai penumpang sehari-hari adalah kesalahan finansial. Harga beli yang tinggi, penghematan bahan bakar yang buruk, ban yang mahal, dan rem akan bertambah seiring berjalannya waktu. Jika kendaraan tidak digunakan sesuai peruntukannya, hal ini akan menjadi beban yang tidak perlu. SUV atau crossover ukuran menengah menawarkan nilai lebih baik bagi sebagian besar pengemudi.
3. Kendaraan Listrik Generasi Pertama dan Kedua
Kendaraan listrik awal (model 2019–2021) terdepresiasi lebih cepat dibandingkan mobil konvensional karena teknologi baterai yang berkembang pesat. Ryan Salata dari Specialty Auto Parts USA Inc. mencatat bahwa Chevy Bolt 2020 kehilangan 62% nilainya hanya dalam beberapa tahun. Sebaliknya, pilihlah merek yang dapat diandalkan seperti Honda, Toyota, atau Mazda. Kendaraan ini terbukti dapat diandalkan dan biaya perawatannya lebih rendah.
4. Mobil Yang Sering Dikeluhkan Pelanggan
Mengabaikan ulasan online adalah sebuah kesalahan. Joanna Clark-Simpson dari PissedConsumer.com menyarankan pembeli untuk memeriksa pola keluhan sebelum membeli. Kunjungan dealer berulang kali, sengketa garansi, dan masalah kelistrikan yang belum terselesaikan merupakan tanda bahaya. Pada tahun 2026, model Chevrolet, Tesla, Nissan, Toyota, Jeep, dan Honda menerima keluhan paling banyak. Memperlakukan pembelian sebagai tindakan berisiko tinggi dan merencanakan anggaran yang sesuai sangatlah penting.
5. Mobil Sport Sebagai Pengendara Sehari-hari
Mobil sport cepat terdepresiasi dan tidak praktis untuk penggunaan sehari-hari. Melanie Musson dari AutoInsurance.org menunjukkan bahwa sistem ini tidak mampu menangani kondisi cuaca buruk dan menawarkan kegunaan yang terbatas. Meskipun menggiurkan, mobil sport adalah sebuah kemewahan, bukan suatu keharusan. Biaya kepemilikan jangka panjang melebihi daya tarik jangka pendek bagi sebagian besar pembeli kelas menengah.
Kesimpulannya, konsumen kelas menengah harus memprioritaskan keterjangkauan, keandalan, dan nilai jangka panjang dibandingkan simbol status. Menghindari kendaraan dengan risiko kepemilikan tinggi akan melindungi stabilitas keuangan di tahun-tahun mendatang.














